Arema Sulit Selebrasi #AremaBerduka
SLEMAN – Kesuksesan menembus babak semi final semestinya dirayakan dengan sukacita oleh semua elemen yang ada pada skuad Arema Cronus. Tetapi, tim berjuluk Singo Edan itu susah untuk lakukan selebrasi lantaran kenyataan bahwa saat sebelum pertandingan ada dua Aremania yang tewas terserang supporter lain di Sragen, Jawa Tengah.
Meski mensyukuri kemenangan 3-1 atas Surabaya United, tetapi Arema tidak meluapkan keceriaan terlalu berlebih. Pelatih Arema Cronus, Joko Susilo, mengaku timnya dalam keadaan yang kurang nyaman lantaran memenangi pertandingan di dalam duka.
" Kami dalam situasi duka yang mendalam. Saya serta seluruhnya elemen tim mensyukuri kemenangan ini, namun sangatlah berat serta susah untuk lakukan selebrasi lantaran keadaan tengah berduka. Bagaimanakah juga kemenangan ini untuk Aremania, " papar Joko Susilo selesai pertandingan.
Masalah tehnis, dia mengaku Arema sedikit kesusahan dimuka pertandingan lantaran Surabaya United sangatlah disiplin di pertahanan. Timnya lambat dalam meningkatkan kreatifitas hingga gol tidak kunjung terwujud. Joko mengapresiasi kesabaran serta usaha keras timnya untuk mencetak kemenangan.
" Pemain terus sabar serta tak frustrasi walaupun di babak pertama cuma mempunyai satu sepakan ke gawang. Alhamdulillah di pertengahan babak ke-2 seluruhnya lebih baik serta kami dapat cetak tiga gol. Kompetisi yg tidak gampang lantaran Surabaya United pernah bertahan dengan bagus, " lanjut Joko.
Arema yang saat ini memimpin klassemen sesaat Group E, di pastikan maju ke semi final berbarengan Pusamania Borneo FC. Ke-2 tim bakal bersitegang di pertandingan paling akhir group pada 22 Desember yang akan datang untuk memastikan siapa yang lolos juga sebagai juara group.
Sesaat, Pelatih Surabaya United Ibnu Grahan menilainya timnya kesusahan bangkit dari desakan, terlebih sesudah tertinggal lebih dahulu. Walaupun pernah mengawali pertandingan dengan baik serta steril gol sampai satu jam lebih, kenyataannya desakan dari Singo Edan sangatlah susah dihadapi timnya.
" Kami seperti bermain di kandang Arema, lantaran stadion dipenuhi Aremania. Ini terang keadaan yg tidak gampang, terlebih dengan cara kwalitas tim kami ada dibawah Arema. Sesudah gol pertama Arema, kami agak sedikit drop hingga kemasukan gol lagi tiga menit lalu. Dengan cara tehnis, Arema memanglah tambah baik, " sekian kata Ibnu Grahan.
Surabaya United di pastikan tersingkir berbarengan Persipura Jayapura. Keduanya tidak mungkin saja lagi menguber perolehan poin Arema ataupun Pusamania. Praktis, pertandingan paling akhir kelak sekedar hanya 'cari keringat' untuk Persebaya serta Persipura.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment