Pintu Perlintasan Tak Tertutup Penyebab Kereta Tabrak Angkot di Medan
MEDAN - Petugas Polsek Medan Kota mencari penjaga pintu perlintasan kereta di Jalan Sisingamangaraja, Medan, yang disangka lupa tutup palang pintu perlintasan, sampai mengakibatkan terjadinya kecelakaan pada Kereta Api (KA) Sri Bilah maksud Rantau Prapat-Medan, dengan satu unit angkot trayek 38, yang mengakibatkan belasan orang terluka, Rabu (25/11/2015).
" Masih tetap kita mencari keberadaanya petugas bernama Rahmat. Dari tiga saksi mata yang kita check, mereka mengakui bila pintu perlintasan belum tertutup seutuhnya waktu kereta tiba. Jadi ada aspek kelalaian di sini, " kata Kanit Lalu Polsek Medan Kota AKP Waskita Sembiring didapati RS Permata Bunda, Medan, sekian waktu lalu.
Sesaat, Humas PT KAI Divre I Sumatera Utara-Aceh, Rapino Situmorang menyampaikan, pihak kereta api ataupun petugas penjaga perlintasan tidak bisa disalahkan atas kecelakaan itu. Lantaran, berdasar pada ketentuan yang ada, tiap-tiap pemakai jalan mesti memprioritaskan lewatnya kereta api.
" Tiap-tiap pemakai jalan mesti siaga. Kereta mesti diprioritaskan. Ada atau tidaknya penjaga perlintasan, " tutur Rapino.
Pada awal mulanya di beritakan, suatu angkot trayek 38 ringsek diseruduk KA Sri Bilah Paling utama di perlintasan sebidang Jalan Sisingamangaraja, Medan.
Disebabkan peristiwa itu, kendaraan umum rute Olympia-Tanjung Morawa itu terseret sekira seputar 50 mtr. ke arah Jalan Mahkamah. Belasan orang terluka disebabkan peristiwa ini, biasanya alami patah tulang.
(sikibet.com)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment