Lawan Ideologi ISIS, Prancis Kobarkan Konsep 'Islam Mencerahkan'
PARIS – Pemerintah Prancis menyerukan pada beberapa pemimpin Muslim di negaranya selalu untuk meningkatkan, menebarkan, serta kobarkan semangat rencana ‘Islam mencerahkan’ manfaat melawan ideologi grup militan ISIS yang dikira juga sebagai suatu hal yang sesat.
Seruan itu di sampaikan Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve di pertemuan internal beberapa menteri dengan Perdana Menteri (PM) Manuel Valls. Menurut dia, ideologi grup ekstremis itu sudah menggiring beberapa pemuda untuk lakukan kekerasan.
Menteri Cazeneuve juga menyerukan hal semacam itu pada pertemuan dengan sekira 400 pemimpin, imam, serta aktivis Muslim di Prancis. Aktivitas itu adalah pertemuan pertama mereka mulai sejak rentetan serangan teror Paris pada 13 November yang menewaskan 130 orang.
”Ini yaitu tanggung jawab Anda untuk menghidupkan kembali Islam yang membuat cerah untuk mengecam teroris berkedok spiritual serta beberapa orang yang ikuti mereka, ” tutur Menteri Cazeneuve, seperti ditulis Reuters, Selasa (1/12/2015).
“Anda adalah beberapa tokoh yang sah serta penuhi prasyarat untuk melawan ide-ide mematikan ISIS itu. Kita mesti membuat perlindungan generasi muda dari penyebaran kebodohan ini, ” lanjutnya.
Cazeneuve manambahkan, Prancis bakal lakukan semua usaha yang bisa mengarahkan untuk mencari penjahat militan itu. Tetapi, dianya sadar untuk memenangkan pertarungan dalam soal ideologi, Prancis memerlukan sosok beberapa pemimpin Muslim.
Komune Muslim Prancis juga setuju mengecam rangkaian serangan mengerikan di Paris sekian waktu lalu. “Pertemuan yg tidak umum dari 10 federasi Muslim serta lima masjid besar itu ditata untuk menyikapi kekerasan serta terang kami mengecam aksi itu, ” tambah Kepala Muslim Council Prancis (CFCM) Anouar Kbibech.
Menurut dia, pembantaian di Paris pada Jumat 13 November itu dikerjakan atas nama gerakan ISIS yang berbasis di Suriah.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment