Kaum Gay Capai 5.000 Orang, IRT di Depok Jadi Relawan AIDS
DEPOK – Beberapa puluh ibu rumah-tangga (IRT) di Depok bergerak jadi relawan untuk menghimpit angka penularan HIV/AIDS. Terlebih data Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Depok mengatakan angka golongan gay atau Lelaki Sex dengan Lelaki (LSL) sejumlah 5. 791 orang.
Mereka memiliki resiko tertular virus mematikan itu. Beberapa aktivis Yayasan Komune Tindakan Kemanusiaan Indonesia (KAKI) di Depok gencar menghimpun beberapa kader yang didominasi beberapa IRT.
Peringatan Hari AIDS sedunia, semangat beberapa ibu rumah-tangga dibangkitkan untuk lakukan penjangkauan pada grup orang-orang yang memiliki resiko. Mereka berkumpul untuk diberikan penyuluhan langkah menyadarkan orang-orang dari ancaman bahaya HIV/AIDS.
“Ini benar–benar luar umum lho, di mana ibu rumah-tangga jadi garda paling depan bergerak berbarengan massal untuk turut perduli pada penyebaran virus HIV/AIDS, ” kata Aktivis Yayasan KAKI di Depok, Tomy.
Beberapa IRT dibuat per grup di 11 kecamatan. Mereka tergabung dalam Pusat Info Kesehatan Orang-orang (PKIM). Tugasnya menjangkau grup orang-orang yang memiliki resiko.
Satu diantaranya terminal bus atau dimanapun tempat yang seumpamanya memiliki resiko jadi tempat penularan HIV/AIDS. Mereka juga sembari membagikan leaflet, sosialisasi, serta bikin testimoni.
“Ibu rumah tangga juga sebagai kader penggerak, lakukan penjangkauan. Umpamanya terminal ada himpunan laki–laki memiliki resiko tinggi. Atau waria dekati mereka. LSL dekati. Lantas tulis beri pemahaman bahwa kami mempunyai pusat pendataan untuk sama–sama perduli dengan ini, ” terang Tomy.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment