Erdogan Mundur jika Rusia Buktikan Bisnis Minyak Turki-ISIS
MOSKOW – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyebutkan siap mundur dari jabatannya bila dapat dibuktikan ada usaha perdagangan minyak pada Turki dengan ISIS. Pernyataan ini di sampaikan Erdogan sesudah Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan mempunyai bukti penambahan hubungan kerja Turki dengan grup militan itu.
“Saat ini kami terima info penambahan yang mengonfirmasi bahwa minyak yang datang dari persediaan punya militan ISIS masuk Turki dalam taraf industri, ” kata Putin, seperti diambil dari Russia Today, Selasa (1/12/2015).
Pernyataan yang di sampaikan Putin di sela penyelenggaraan KTT Iklim COP21 di Paris, Prancis, itu segera disikapi Erdogan di kesempatan yang tidak sama.
“Kami tak sebegitu jelek hingga beli minyak dari teroris. Bila dapat dibuktikan kami lakukan hal semacam itu, saya bakal mundur dari jabatan saya. Bila ada bukti, biarlah mereka memaparkannya, kami bakal memperhitungkan bukti itu, ” tegasnya.
Erdogan balik menekan Rusia untuk berkomentar tentang Presiden Federasi Catur Dunia asal Rusia Kirsan Illyumzhinov yang dimasukkan ke daftar hitam Amerika Serikat (AS) lantaran dituduh menolong Pemerintah Suriah. Erdogan menuduh Kirsan bekerja bersama dengan ISIS.
Tuduhan ada negara sebagai sumber dana grup militan ISIS pertama kalinya dilontarkan Putin pada KTT G-20 di Antalya, Turki, pada Oktober. Tetapi, sesudah ditembak jatuhnya pesawat militer Rusia oleh jet tempur Turki, Negeri Beruang Merah itu dengan cara terang-terangan menyebutkan Turki juga sebagai satu diantara negara yang disebut Putin.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment