Selamat Datang Di Blogspot Judi Online Terpercaya Sikibet.com Silahkah Chat Dengan Costumer Service Kami Jika Ada Yang Ingin Di Tanyakan Trimakasih :)

100 KK Selamat dari Bencana Longsor di Aceh



ACEH – Sejumlah 100 Kepala Keluarga (KK) selamat dari bencana longsor serta banjir bandang yang berlangsung di Desa Neuhun, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Propinsi Aceh pada Sabtu 28 November 2015 jam 19. 30 WIB.

Kapusdatin Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, mulai sejak awal daerah ini telah di ketahui mempunyai resiko tinggi longsor. Saat sebelum bencana berlangsung, BNPB serta BPBD Aceh Besar bekerja bersama dengan UGM sudah menempatkan Early Warning Sistem (EWS) atau system peringatan awal longsor sekira th. 2015 di lokasi itu.

“Pada waktu peristiwa kebetulan Tim dari UGM beserta BPBD tengah mempersiapkan aktivitas step akhir dari pemasangan EWS yakni berbentuk persiapan proses geladi evakuasi mandiri, ” kata Sutopo dalam info pers yang di terima Sikibet, Minggu (29/11/2015).

Saat sebelum peristiwa longsor serta banjir bandang jam 12. 05 serta 14. 15 WIB tempo hari. EWS yang telah terpasang sepanjang lima jam keluarkan bunyi sirine waktu hujan deras turun hingga warga yang sedianya bakal berlatih evakuasi diarahkan jadi evakuasi yang sesungguhnya.

“100 KK yakni 40 KK dibagian atas yang berisiko tinggi serta 60 KK dibagian bawah bisa lakukan evakuasi saat sebelum bencana. Longsoran sedimen dari banjir bandang masuk ke 10 rumah dari 40 rumah yang terancam, ” katanya.

Keadaan sekarang ini pada tebing masih tetap tersisa batu-batu yang besar ukuran 3 m x 3 m yang siap meluncur serta bisa berisiko mengakibatkan kerusakan semakin banyak rumah lagi. Terlebih di daerah itu adalah tempat relokasi korban tsunami 2004 dimana kondisinya adalah tempat sisa bukit yang dipotong untuk jadikan permukiman.

“Kondisi lingkungan kurang mencukupi lantaran banyak drainase yang tertutup mengakibatkan munculnya genangan. Keadaan itu diperburuk lantaran ada kesibukan penambangan dibagian atas permukiman, ” terang Sutopo.

No comments:

Post a Comment